DEPOK – PKBM PRIMAGO Indonesia kembali dipercaya menjadi wakil Kota Depok dalam ajang Gema Tunas PKBM V Jawa Barat 2026, sebuah kegiatan yang mempertemukan peserta didik PKBM dari berbagai wilayah di Jawa Barat dalam rangkaian kegiatan kepramukaan, pembinaan karakter, keterampilan, dan kemandirian.
Kepercayaan tersebut menjadi momentum penting bagi PKBM PRIMAGO Indonesia untuk menunjukkan bahwa pendidikan nonformal tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga memberikan ruang luas bagi peserta didik untuk mengembangkan karakter, kepemimpinan, kreativitas, kedisiplinan, serta kemampuan bekerja sama.
Pada tahun 2026 ini, PKBM PRIMAGO Indonesia mengirimkan 20 peserta didik terbaik, yang terdiri atas 10 putra dan 10 putri, untuk mengikuti ajang Gema Tunas PKBM V Jawa Barat.
Keikutsertaan tersebut sekaligus menjadi bentuk representasi PKBM Kota Depok dalam kegiatan tingkat Jawa Barat.
Kontingen PKBM PRIMAGO Dilepas di Balai Kota Depok
Sebelum berangkat mengikuti rangkaian kegiatan Gema Tunas PKBM V Jawa Barat 2026, kontingen PKBM PRIMAGO Indonesia mengikuti acara pelepasan yang dilaksanakan di Balai Kota Depok pada Rabu, 16 September 2026.
Diantar oleh Pimpinan Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah serta kepala sekolah PKBM PRIMAGO dan beberapa Guru, kontingen PKBM PRIMAGO disambut oleh segenap jajaran pemda kota Depok
Acara pelepasan berlangsung dalam suasana penuh semangat. Para peserta didik hadir dengan membawa identitas dan semangat untuk mengharumkan nama PKBM PRIMAGO sekaligus Kota Depok.
Kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah unsur pemerintahan dan organisasi pendidikan Kota Depok. Di antaranya Dr. Sidik Mulyono, B.Eng., M.Eng., Staf Ahli Wali Kota Depok Bidang Sumberdaya Manusia dan Kemasyarakatan, Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Kabid dan Kasi PAUD Dikmas, serta Ketua dan Pengurus FK PKBM.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan adanya dukungan terhadap pengembangan pendidikan nonformal dan kegiatan pembentukan karakter peserta didik melalui berbagai aktivitas di luar pembelajaran kelas.
Dalam kegiatan tersebut, kontingen PKBM PRIMAGO Indonesia juga mendapatkan pesan dan motivasi agar mampu mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh tanggung jawab, menjaga nama baik Kota Depok, serta menjadikan pengalaman selama kegiatan sebagai bagian dari proses pembelajaran.
Dalam sambutannya bapak Dr. Sidik Mulyono, mengatakan:
“Kegiatan seperti Gema Tunas PKBM menjadi kesempatan yang baik bagi peserta didik untuk belajar tentang kedisiplinan, kemandirian, kerja sama, dan tanggung jawab. Kami berharap kontingen PKBM PRIMAGO dapat mengikuti kegiatan dengan semangat dan membawa nama baik Kota Depok.”
Pesan tersebut sejalan dengan semangat kegiatan yang tidak hanya menempatkan peserta sebagai peserta perlombaan, tetapi juga sebagai generasi muda yang sedang belajar menghadapi berbagai tantangan melalui pengalaman nyata.

20 Peserta Didik Terbaik Siap Membawa Nama Kota Depok
PKBM PRIMAGO Indonesia menurunkan 20 peserta didik, terdiri dari 10 putra dan 10 putri, dalam kontingen yang dipersiapkan untuk mengikuti Gema Tunas PKBM V Jawa Barat 2026.
Pemilihan peserta dilakukan sebagai bagian dari upaya memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan potensi yang mereka miliki.
Bagi peserta didik, mengikuti kegiatan berskala Jawa Barat tentu memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan pembelajaran rutin. Mereka dituntut untuk mampu beradaptasi dengan lingkungan baru, mengikuti aturan kegiatan, membangun komunikasi dengan peserta lain, serta bekerja sebagai bagian dari sebuah tim.
Nilai-nilai tersebut memiliki keterkaitan erat dengan pendidikan karakter yang menjadi salah satu aspek penting dalam proses pendidikan di PKBM.

Gema Tunas PKBM, Ruang Belajar di Luar Kelas
Kegiatan kepramukaan memiliki karakteristik pembelajaran yang berbeda. Peserta tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi juga belajar melalui pengalaman langsung.
Dalam konteks pendidikan nonformal, kegiatan semacam Gema Tunas PKBM dapat menjadi sarana untuk mengembangkan berbagai kemampuan peserta didik, seperti:
- Kedisiplinan, melalui kepatuhan terhadap jadwal dan aturan kegiatan.
- Kemandirian, dengan membiasakan peserta mengelola kebutuhan dan tanggung jawabnya.
- Kerja sama, melalui berbagai kegiatan kelompok.
- Kepemimpinan, dengan memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengambil peran.
- Komunikasi, melalui interaksi dengan peserta dan pembina dari berbagai daerah.
- Ketangguhan mental, ketika peserta menghadapi tantangan selama kegiatan.
- Sportivitas, terutama dalam kegiatan yang bersifat kompetitif.
Pengalaman semacam ini penting karena pendidikan tidak berhenti pada kemampuan membaca, menulis, berhitung, maupun penguasaan materi pelajaran. Peserta didik juga perlu mendapatkan kesempatan untuk belajar menghadapi situasi nyata.

Kepala Sekolah PKBM PRIMAGO: Prestasi Bukan Satu-Satunya Tujuan
Kepala Sekolah PKBM PRIMAGO Indonesia, Bapak Ahmad Salim, S.HI, turut memberikan perhatian terhadap keberangkatan para peserta didik dalam ajang Gema Tunas PKBM V Jawa Barat 2026.
“Kami bersyukur PKBM PRIMAGO kembali dipercaya mewakili Kota Depok. Bagi kami, keikutsertaan ini bukan hanya tentang mengejar prestasi, tetapi juga memberikan pengalaman kepada peserta didik untuk belajar disiplin, mandiri, bekerja sama, dan bertanggung jawab. Kami berharap mereka dapat mengikuti seluruh kegiatan dengan sungguh-sungguh serta membawa nama baik PKBM PRIMAGO dan Kota Depok.” ujar bapak Ahmad Salim, S.HI
Harapan tersebut menjadi penting karena keberhasilan sebuah kegiatan pendidikan tidak selalu diukur dari jumlah penghargaan yang berhasil dibawa pulang.
Ada proses panjang yang berlangsung selama kegiatan, mulai dari persiapan, perjalanan, interaksi dengan peserta lain, mengikuti jadwal, menghadapi tantangan, hingga menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan.
Dari proses tersebut, peserta didik mendapatkan pengalaman yang dapat menjadi bekal dalam kehidupan mereka.
Membawa Semangat “Berkarya, Berbakti, Peduli”
PKBM PRIMAGO Indonesia berangkat dengan membawa semangat “Berkarya, Berbakti, Peduli.”
Semangat tersebut dapat menjadi pengingat bagi seluruh peserta bahwa keikutsertaan mereka dalam Gema Tunas PKBM V Jawa Barat bukan hanya tentang membawa nama lembaga, tetapi juga membawa identitas Kota Depok.
Sebagai peserta didik yang mendapatkan kepercayaan menjadi wakil Kota Depok, mereka memiliki tanggung jawab untuk menjaga sikap, kedisiplinan, kekompakan, dan etika selama mengikuti kegiatan.
Lebih jauh, kegiatan ini juga menjadi bagian dari proses membangun generasi yang tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
Pendidikan Nonformal yang Memberikan Ruang bagi Potensi Peserta Didik
Keikutsertaan PKBM PRIMAGO Indonesia dalam Gema Tunas PKBM V Jawa Barat 2026 juga memperlihatkan bahwa pendidikan nonformal dapat memberikan ruang yang luas bagi peserta didik untuk berkembang sesuai dengan potensi mereka.
Setiap anak memiliki karakter, minat, kemampuan, dan pengalaman yang berbeda. Karena itu, proses pendidikan membutuhkan pendekatan yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mencoba berbagai aktivitas.
Kegiatan kepramukaan menjadi salah satu ruang tersebut.
Melalui kegiatan lapangan, peserta dapat menemukan kemampuan yang mungkin tidak selalu terlihat dalam pembelajaran di ruang kelas. Ada peserta yang menonjol dalam kepemimpinan, ada yang kuat dalam kerja sama, ada yang memiliki kemampuan komunikasi yang baik, dan ada pula yang menunjukkan ketangguhan ketika menghadapi tantangan.
Pengalaman inilah yang membuat kegiatan pendidikan di luar kelas memiliki nilai tersendiri.

Menanti Perjalanan dan Pengalaman Baru
Dengan membawa 20 peserta didik terbaik, PKBM PRIMAGO Indonesia kini bersiap mengikuti rangkaian Gema Tunas PKBM V Jawa Barat 2026.
Keberangkatan ini menjadi perjalanan yang diharapkan memberikan pengalaman berharga bagi seluruh peserta. Apa pun hasil yang nantinya diperoleh, proses yang mereka jalani merupakan bagian penting dari pendidikan.
Bagi PKBM PRIMAGO Indonesia, menjadi wakil Kota Depok merupakan sebuah amanah sekaligus kesempatan untuk terus mendorong peserta didik agar berani tampil, berani mencoba, dan berani mengembangkan kemampuan mereka.
Semoga seluruh kontingen PKBM PRIMAGO Indonesia diberikan kesehatan, keselamatan, kelancaran, serta kekuatan dalam mengikuti setiap rangkaian kegiatan.
Semoga mereka mampu menjaga nama baik PKBM PRIMAGO Indonesia dan Kota Depok, menjunjung tinggi sportivitas, membangun persahabatan, serta membawa pulang pengalaman yang bermanfaat bagi masa depan.
Selamat berjuang, Kontingen PKBM PRIMAGO Indonesia!
Berkarya, Berbakti, Peduli
Baca Juga :
- Undang Ibu Wuri Handayani, M.Pd PKBM PRIMAGO Adakan Seminar Anti Bullying Untuk Para Murid dan Guru
- PKBM Primago Indonesia Jadi Tuan Rumah Kegiatan Bimtek Digitalisasi Pembelajaran bagi PKBM se Kota Depok
- PKBM Primago Indonesia Resmi Naik Peringkat: Dari Akreditasi C Kini Terakreditasi B
- Tingkatkan Kompetensi Tutor PKBM Primago Indonesia Melalui Workshop Kurikulum Deep Learning Disdik Kota Depok 2025
- Elang Bintang Ramadhan, Alumni SDI PKBM Primago Raih Aktor Terbaik di Festival Film Santri Nasional 2025
